
Warisan hidup masyarakat Banjar di Cempaka, Banjarbaru. Sebuah tradisi mendulang intan secara tradisional yang telah bertahan ratusan tahun—dan masih berdenyut hingga hari ini.
Tentang Kawasan
Kawasan Pendulangan Pumpung berada di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Situs ini merupakan salah satu geosite prioritas dalam UNESCO Global Geopark Meratus, menampilkan praktik penambangan intan tradisional yang telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Banjar sejak berabad-abad silam.
Berbeda dengan tambang modern, di Pumpung Anda dapat menyaksikan langsung proses mendulang dengan dulang kayu—sebuah praktik budaya yang jarang ditemukan di tempat lain di dunia. Selain intan, kawasan ini juga menghasilkan emas, batu akik, dan berbagai mineral berat sebagai hasil sampingan.
Tradisi mendulang turun-temurun masyarakat Banjar
Bagian dari Geopark Meratus
166,75 karat, ditemukan 26 Agustus 1965
Rata-rata sumur galian pendulangan tradisional
Profil Kawasan
Ringkasan resmi kawasan sesuai dokumen Bidang Pariwisata DISPORABUDPAR Kota Banjarbaru — dasar dari Rancangan Aksi Perubahan E-KILAU dan persiapan revalidasi UNESCO Global Geopark Meratus 2028.
Kel. Sungai Tiung, Kec. Cempaka, Kota Banjarbaru. ±7 km dari pusat kota, ±20 km dari Bandara Syamsudin Noor, ±47 km dari Banjarmasin.
Geosite bernilai internasional dalam UNESCO Global Geopark Meratus(ditetapkan Sidang UNESCO ke-221 Paris, April 2025). Pintu gerbang selatan Geopark.
Aktivitas mendulang telah berlangsung sejak sekitar abad ke-9 M — salah satu tradisi tambang rakyat tertua yang masih hidup di dunia.
Intan Cempaka terkait erat dengan pengangkatan Pegunungan Meratus (~22,5 juta tahun lalu) yang tersusun dari kerak samudera tertua di Indonesia. Batuan pembawa intan mengendap di lembah Sungai Tiung purba. Asal-usul pastinya masih menjadi teka-teki ilmiah — menjadikan kawasan ini laboratorium alam berskala dunia.
Pantang menyebut kata "intan" atau "berlian" di lokasi — diyakini membuat batu menghilang. Warga menyebutnya “galuh” (Bahasa Banjar: gadis kesayangan). Bila mendapat hasil, digelar ritual syukuran. UNESCO menilai Pumpung bukan sekadar geosite, melainkan living cultural landscape.
Pendulang bekerja berkelompok, menggali hingga ~15 m, lalu material disaring lewat menara kasbuk dan dipilah dengan linggangan — dulang kayu berbentuk kerucut yang diputar ritmis dalam air.
Konsep Cempaka Diamond Garden dan Cempaka Living Museum, usulan infrastruktur APBD 2027 (toilet, kolam simulasi edukatif, area parkir), serta integrasi promosi lewat E-KILAU dan Bandara Syamsudin Noor.
Sejarah
Sejak abad ke-16, masyarakat Banjar telah mendulang intan di kawasan Cempaka. Aktivitas ini menjadi tulang punggung ekonomi lokal sekaligus identitas budaya yang khas—hingga menjadikan Kalimantan Selatan dikenal sebagai “Bumi Intan”.
Puncak kejayaan Pumpung tercatat pada 26 Agustus 1965, ketika para pendulang menemukan Intan Trisakti seberat 166,75 karat—salah satu intan mentah terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia. Peristiwa itu memperkuat status Pumpung sebagai ikon geowisata tanah air.
Kini, Pumpung menjadi fokus utama Rancangan Aksi Perubahan (RAP) E-KILAUdan salah satu situs prioritas dalam upaya revalidasi status UNESCO Global Geopark Meratus.

Ikon Legendaris
166,75 karat. Semburat merah muda kekuningan — kategori intan paling langka di dunia. Ditemukan 26 Agustus 1965 oleh kelompok pendulang Haji Madsalam di Sungai Tiung, Cempaka.
Batu mentah dibawa ke Jakarta dan dipersembahkan pada negara. Presiden Soekarno menyematkan nama “Trisakti” — merujuk doktrin politiknya: Berdaulat dalam politik, Berdikari dalam ekonomi, Berkepribadian dalam kebudayaan. Bagi Bung Karno, ia bukti bahwa bumi Indonesia kaya raya tanpa perlu intervensi asing.
Pasca-1965, jejak Trisakti mengabur. Versi terkuat: dikirim ke Amsterdam/Antwerpen untuk dipotong karena Indonesia belum punya teknologinya — lalu tak pernah kembali. Sebagian meyakini ia kini di museum Belanda, brankas bank di Swiss, atau koleksi rahasia konglomerat asing.
Haji Madsalam dan kelompoknya (24–43 orang) tak pernah menerima kekayaan sebanding. Kompensasi berupa santunan dan janji naik haji habis tergerus inflasi Orde Lama. Kini sebuah Tugu Intan Trisakti berdiri di lokasi Pumpung, mengabadikan momen penemuan itu.
“Si Galuh” ~65 karat (1985, lubang yang sama dengan Trisakti) dan “Putri Malu” ~200 karat (2008). Ada ~12 varian warna intan Cempaka — intan merah paling tinggi nilainya.
Cara Mendulang
Proses mendulang di Pumpung memadukan kerja keras, kearifan lokal, dan sedikit keberuntungan. Berikut tahapannya secara ringkas.
Para pendulang menggali sumur sedalam 10–15 meter menembus lapisan tanah dan pasir hingga mencapai lapisan pembawa intan (paydirt).
Tanah, pasir, dan kerikil dari dasar sumur diangkut naik menggunakan ember dan sistem katrol bambu tradisional (linggangan).
Material dituang ke kolam berair. Air memisahkan lumpur dari kerikil dan mineral berat yang berpotensi mengandung intan.
Menggunakan dulang kayu besar berbentuk kerucut, pendulang memutar material dalam air. Mineral berat—termasuk intan—turun ke pusat dulang.
Butiran intan mentah (galuh) dipisahkan satu per satu dengan mata telanjang, dibantu sinar matahari untuk membedakan kilau khasnya.
Galeri
Kolase visual dari kawasan pendulangan—orang, alat, tanah merah, dan intan.



Lokasi
UMKM Sekitar Pumpung
Sasirangan, kuliner, kerajinan, dan busana khas Cempaka — semuanya berada di sekitar kawasan Pendulangan Pumpung. Klik Rute dari Pumpunguntuk membuka navigasi langsung dari lokasi pendulangan.
Jl. H. Mistar Cokrokusumo, RT.10/RW.04, Bangkal, Cempaka, Banjarbaru
📞 081348318672
Bangkal, Kec. Cempaka, Banjarbaru 70732
📞 0882020944900
GV32+872, Bangkal, Kec. Cempaka, Banjarbaru
Jl. Al Bidayah, RT.17/RW.6, Sungai Tiung, Cempaka, Banjarbaru
📞 089692603654
Bangkal, Kec. Cempaka, Banjarbaru 70732
📞 082250232029
Jl. Mistar Cokrokusumo, Gg. Firdaus, Kertak Baru Ilir, Cempaka, Banjarbaru
📞 085249935990
Jl. Trans Pol Sungai Tiung, RT.11/RW.06, Sungai Tiung, Cempaka, Banjarbaru
📞 082351885173
FRVR+MQV, Bangkal, Kec. Cempaka, Banjarbaru
📞 083155680184
GV54+W6V, Sungai Tiung, Cempaka, Banjarbaru
📞 083136331165
Komplek Cempaka Sari Blok B12/112, Banjarbaru
📞 082253835147
Jl. Mr. Cokrokusumo RT 3/RW 1 No. 62, Bangkal, Cempaka, Banjarbaru
📞 085345669137
Jl. Mr. Cokrokusumo, RT.12/RW.04, Cempaka, Banjarbaru 70733
📞 087848276101
Akomodasi Kawasan Pumpung
Tujuh pilihan menginap di Banjarbaru, mulai guest house terjangkau hingga hotel bintang empat. Klik Rute dari Pumpung untuk membuka navigasi langsung dari lokasi pendulangan.
Jl. Trikora, Guntung Manggis, Kec. Landasan Ulin, Banjarbaru
Tarif ekonomis, kamar ber-AC, Wi-Fi, area parkir. Cocok untuk keluarga dan perjalanan dinas.
Jl. H. Mistar Cokrokusumo No. 29A, Loktabat Selatan, Kec. Cempaka, Banjarbaru
Kamar modern, AC, Wi-Fi gratis, parkir, layanan 24 jam. Paling dekat arah kawasan Pumpung.
Jl. A. Yani Km. 36, Loktabat Selatan, Kec. Banjarbaru Selatan, Banjarbaru
Restoran, ruang pertemuan, Wi-Fi, parkir luas, pelayanan profesional.
Jl. A. Yani Km. 36,8 No. 26, Loktabat Utara, Kec. Banjarbaru Utara, Banjarbaru
Kamar nyaman, restoran, ruang rapat, lokasi strategis di pusat kota.
Q Mall Banjarbaru Lt. 3, Jl. A. Yani Km. 36, Komet, Banjarbaru Utara
Muslim friendly, ballroom, kolam renang, pusat kebugaran, restoran, fasilitas MICE.
Q Mall Banjarbaru, Jl. A. Yani Km. 36,8, Komet, Banjarbaru Utara
Kamar nyaman, restoran, ruang pertemuan, akses langsung ke Q Mall.
Jl. Ahmad Yani Km. 36,5, Gg. Abadi No. 3, Komet, Banjarbaru Utara
Harga terjangkau, kamar ber-AC, Wi-Fi, parkir. Cocok backpacker dan keluarga.
Panduan Kunjungan
Enam hal penting yang perlu diketahui sebelum berkunjung ke kawasan pendulangan.
Pagi 08.00–11.00 WITA, saat aktivitas mendulang sedang puncaknya dan cahaya bagus untuk foto.
Sepatu tertutup / sandal gunung, topi, dan tabir surya. Area terbuka dan panas.
Minta izin sebelum memotret pendulang. Beri tip seikhlasnya bila diminta ditunjukkan proses.
Dari pusat Kota Banjarbaru ±20 menit berkendara. Jalan aspal + tanah, lebih nyaman dengan kendaraan pribadi/ojek.
Gratis — kawasan terbuka bagi umum. Tidak ada loket resmi.
Batu asahan, cincin perak intan lokal, dan cindera mata khas Cempaka tersedia di kios sekitar.